Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Warga Afrika Bobol Kartu Kredit AS di Jakarta
Kamis, 09 Agustus 2007 | 18:40 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Polisi menangkap Nulah Wombah, 38 tahun, warga Liberia karena membobol kartu kredit warga Amerika Serikat di Jakarta. Kartu kredit itu dipakai untuk memesan kamar di tiga hotel berbintang selama 30 hari.


Kepala Satuan Kejahatan dengan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Fadil Imran mengatakan, korban pembobolan ini adalah agensi perjalanan internasional ternama Gulliver's Travel Associates. Wombah memesan kamar hotel melalui agensi itu. Agensi memesan kamar ke hotel dengan membayar di muka sesuai pesanan. Namun saat agensi menagih pembayaran ke bank, klaimnya ditolak.

Wombah memegang paspor Liberia sejak 2005. Sejak 17 Juli, dia berada di Jakarta, dan menginap di tiga hotel berbeda, yaitu Hotel Mulia, Hotel Sari Pan Pacific dan Hotel Crown. Wombah memesan kamar di hotel-hotel itu masing-masing 10 hari.

"Catatan agensi, pelaku memesan kamar dari London," kata Fadil, kemarin di Jakarta. Wombah memesan kamar atas nama William Brooks, tapi kartu kreditnya atas nama Kelly Rhodes, warga Amerika Serikat di Los Angeles. Pernah juga dia memesan atas nama Nana Kwajo. Kejanggalan inilah yang membuat bank menolak klaim agensi perjalanan.

Menurut Kepala Unit V Satuan Kejahatan Dengan Kekerasan Komisaris Yopie Sepang, Wombah selalu keluar dari hotel sebelum masa pesanan 10 hari habis. "Kami menelusuri dari hotel ke hotel untuk menangkapnya," kata dia.

Pada Senin (6/8) dinihari, Wombah diketahui berada di Hotel Crown kamar 1411, tepat di seberang Polda Metro Jaya di Jalan Gatot Subroto. Dia menginap di sana sejak 27 Juli lalu.

Reserse pun menungguinya di situ. Menjelang siang, Wombah menelepon resepsionis untuk mengabarkan dia akan keluar menjelang sore. Pukul 3 sore, Wombah datang dan langsung dibekuk.

Polisi masih menelusuri aktivitas Wombah, dan transaksi lain yang mungkin dilakukannya memakai kartu kredit orang. "Belum ada laporan kerugian dari pihak lain. Baru agensi ini saja," kata Yopie.

Dalam pemeriksaan polisi, Wombah membantah memakai nama William Brooks. "Saya hanya pengunjung hotel. Saya diundang karena William mengajak saya minum-minum," kata Wombah pada polisi. Namun dari arsip CCTV hotel, hanya Wombah yang kerap mondar-mandir ke kamar hotel, selain beberapa wanita lokal yang bergantian menemaninya.

Menurut seorang reserse, Wombah diduga kuat anggota sindikat pembobol kartu kredit yang kerap berkumpul di Jalan Sabang, Jakarta Pusat. Polisi menjerat Wombah dengan pasal pidana penipuan dan pemalsuan.Ibnu Rusydi


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk105288 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data