Rayakan Kemerdekaan, Warga Jakarta Utara Menutup Jalan
Jum'at, 17 Agustus 2007 | 13:16 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sejumlah ruas jalan di Jakarta Utara hari ini disulap menjadi arena lomba tujuh belasan. Beberapa tanda dilarang lewat serta tali plastik dan bangku kayu panjang melintang di mulut-mulut jalan.
"Bagaimana lagi, tanah kosong sudah habis disini," kata Lukman, warga Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Menurut pantauan Tempo, ruas-ruas jalan yang ditutup antara lain Jalan Swasembada Timur XIX dan Jalan Swadaya. Keduanya berada di Kelurahan Kebon Bawang. Selain itu, Jalan Bhakti dan Jalan Enim di Tanjung Priok juga ditutup.
Warga juga menutup Jalan Raya Sungai Bambu, Kelurahan Sungai Bambu.
Akibat penutupan jalan tersebut, pengguna jalan terpaksa berputar mencari jalan lain. Beberapa pengguna jalan sempat mengeluh. Yuni, warga Pancoran yang berniat mengunjungi temannya di Jalan Enim terpaksa memutar balik mobilnya. "Jadi susah kalau begini," keluhnya.
Keluhan lain datang dari para tukang ojek yang mangkal di mulut Jalan Raya Sungai Bambu. Dedi, salah satu tukang ojek, mengatakan, "Jalannya jadi muter-muter tapi tarifnya sama, rugi kalau begini," katanya.
Keluhan bolen datang dari pengguna jalan dan pengojek motor, namun beragam lomba terus berjalan. Warga, terutama anak-anak, terlihat antusias mengikuti beragan lomba, seperti lomba memasukkan pensil ke mulut botol, lomba makan kerupuk, serta lomba berjoget dangdut. "Setahun sekali nggak apa-apa, lah," kata seorang pengendara motor sambil berputar balik.
Dwi Riyanto Agustiar





