150 Warga Demo Tolak Konversi Gas
Rabu, 22 Agustus 2007 | 13:14 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Sekitar 150 warga yang tergabung dalam masyarakat pengguna minyak tanah Bekasi hari ini berunjuk rasa di Istana Negara, Jakarta. Tuntutan mereka menolak konversi minyak tanah ke gas.
"Konversi itu justru menyulitkan warga," kata Abdi Hamid, seorang peserta aksi. Menurut dia, pengurangan pasokan minyak tanah oleh pemerintah telah menimbulkan dampak sosial lebih besar. Banyak warga tidak bisa memenuhi kebutuhan makan keluarganya karena tidak punya bahan bakar untuk memasak.
Para demonstran ini bertolak dari Bekasi pukul 10.00 siang tadi dengan menumpang truk dan dua unit mikrolet. Sebelum ke Istana, mereka menuju Universitas Kristen Indonesia untuk bergabung dengan peserta aksi lainnya yang tergabung dalam pengguna minyak tanah se Jabotabek.
Wakil Ketua Himpunan Pengusaha Minyak dan Gas Bekasi, Rizal Siregar mengatakan penolakan program konversi muncul karena sosialisasi pemerintah tidak maksimal. Kebanyakan warga di Bekasi belum memahami jika penggunaan gas justru lebih hemat daripada minyak tanah.
"Ini karena kurang sosialisasi saja," ujar Rizal.
Hamluddin





Komentar Anda :