|
Produksi Tambak Ikan di Bekasi Menurun
Minggu, 26 Agustus 2007 | 15:23 WIB
TEMPO Interaktif, Bekasi:
Produksi tambak ikan di Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi terus menurun. Penyebabnya, ribuan hektar tambak yang menjadi andalan hasil laut di kawasan itu tergerus air laut.
Kepala Desa Pantai Mekar Manan mengatakan kondisi itu melanda lima desa penghasil ikan, udang, dan kepiting, yaitu Desa Pantai Sederana, Pantai Bahagia, Pantai Harapan Jaya, Pantai Bakti, dan Desa Pantai Mekar. Di desanya, dia mencatat luas tambak yang tersisa hanya 1.750 hektare dari jumlah awal hampir 50.000 tambak.
Satu hektar tambak, kini hanya bisa memproduksi kurang dari 50 persen. Jika petani tambak melepas 20 ribu bibit udang, jumlah yang bisa dipanen dalam masa empat bulan hanya 6-7 ribu udang. Adapun ikan, dari 10 ribu bibit per hektar, hanya mampu memproduksi 3-4 ribu ikan untuk jangka waktu enam bulan. “Kepiting tidak bisa diprediksi,” kata Manan kepada Tempo, Sabtu (25/8), di Bekasi.
Menurut Manan, menurunnya hasil panen juga disebabkan banyaknya limbah yang mengotori air tambak. Sebagian besar berasal dari air sungai Citarum, ataupun dari air laut yang sudah tercemari. Akibat air kotor itu, ikan dan udang mengalami stess sehingga banyak yang mati.
Hamluddin
INDEKS BERITA LAINNYA :
|