|
Demo Warga Kolong Tol Ricuh
Senin, 27 Agustus 2007 | 12:39 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Demo warga kolong tol Jakarta Utara di kantor Wali Kota Jakarta Utara diwarnai kericuhan. Seorang peserta aksi terluka karena terkena pukulan tameng petugas satuan polisi pamong praja.
Kericuhan terjadi pukul 11.00 siang, saat 500 massa yang dikoordinir Urban Poor Consiursium (UPC) merangsek masuk ke halaman kantor wali kota.
Aksi tersebut dihalangi aparat satpol PP yang menjaga pintu masuk kantor tersebut. Kemudian terjadilah aksi dorong-dorongan antara pegunjuk rasa dan petugas serta pelemparan botol kemasan air mineral ke arah petugas.
Dalam aksi itu, Dedy Sofyan, 28 tahun, terkena pukulan tameng petugas saat mencoba menenangkan massa. Pipi kanan Dedy terluka. "Saya akan laporkan masalah ini ke polisi," ujar Dedy geram.
Setelah kejadian itu, Dedi bersama beberapa anggota UPC mendatangi kantor Polres Jakarta Utara untuk mengadukan perlakukan anggota satpol PP.
Dalam aksi itu, warga kolong tol menolak dipindahkan dari kolong tol. Mereka menggelar puluhan spanduk yang bertuliskan penolakan terhadap rencana pemerintah mengosongkan kolong tol dari pemukiman warga.
"Pemberian uang kerohiman dan rumah susun tak layak merupakan penghinaan pemerintah pada warganya," ujar Edi Saidi, koordinator aksi tersebut.
FERY FIRMANSYAH
INDEKS BERITA LAINNYA :
|