Belum Ada Sopir Yang Menaikkan Ongkos
Kamis, 06 September 2007 | 15:26 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Sejumlah sopir bus yang ditemui Tempo di Terminal Depok mengakui belum menaikkan ongkos menyusul penetapan kenaikan tarif tol oleh pemerintah. "Perusahaan belum suruh naik," kata Kasdi, 44 tahun, sopir bus Mayasari Bhakti 134 jurusan Depok-Senen. Ongkosnya masih tetap Rp 6000 per penumpang.
Menurut dia, pasca kenaikan tarif tol, ia harus menggeluarkan biaya ekstra. "Dulu cuma Rp 4 ribu, sekarang Rp 7500 masuk tol," ujarnya. Padahal, dalam sehari, dia harus bolak-balik sebanyak 4 rit. "Jadi, untuk tol tambah Rp 28 ribu," katanya.
Rekannya, Umar, 42 tahun, berpendapat serupa. Menurut dia, setelah tol naik, seharusnya ongkos angkutan juga naik. Tadi dia tidak berani menaikkan ongkos sendiri. "Kalau ketahuan bisa dipecat," katanya.
Penumpang berharap ongkos angkutan umum tidak naik. Mendengar rencana kenaikan ongkos, banyak penumpang khawatir. "Sekarang apa-apa mahal, masa' ongkos bus naik juga," kata Dewi, 19 tahun, mahasiswi UI yang setiap hari naik bus dari Senen ke Depok.
Sofian




Komentar Anda :