PT HASI Rumahkan 500 Karyawannya

Minggu, 16 September 2007 | 20:35 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Perusahaan sepatu yang mengerjakan sepatu olahraga Nike, PT Hardaya Aneka Shoes Industri (HASI) di kawsan industri Gajah Tunggal, Jatiuwung, Tangerang merumahkan 500 karyawannya sejak dua pekan lalu.

Tentang dirumahkannya karyawan itu disampaikan Kepala Dinas tenaga kerja Kota Tangerang Adang
Turwana. “Saya telah menerima surat dari perusahaan HASI, tercatat ada 500 karyawan dirumahkan,” kata Adang beberapa waktu lalu usai mengikuti koordinasi dengan pejabat, ormas dan pengusaha di Polres Metro Tangerang.

Adang mengatakan pengurangan karyawan oleh perusahaan milik pengusaha Hartati Murdaya itu dengan alasan di antaranya karena order tambahan yang diterima dari Nike Inc berkurang.

Perwakilan manajemen PT HASI Alwani Alfonso sebelumnya menyatakan belum tahu mengenai kondisi karyawan HASI saat ini. Alasan Alfonso, ia sudah tidak berada di PT HASI, namun di perusahaan induk milik Hartati dan berkantor di Jakarta.

Sementara itu Ketua Serikat pekerja HASI, Suherman, mengatakan ia sudah mendengar tentang dirumahkannya karyawan HASI itu, tapi belum bisa mengatakan siapa saja mereka. “Kita tunggu waktu yang tepat,” ujar Suherman.

Sementara itu, dari kawasan industri Cikupa, perusahaan sepatu PT Spotec akan beroperasi lagi dengan investor baru dari Taiwan. Sebelumnya, perusahaan ini telah memutuskan hubungan kerja dengan sekitar 4.500 karyawannya pada Oktober 2006 dengan alasan perusahaan bangkrut.

Saat ini, di lokasi pabrik di Jalan Raya Serang, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, tengah
dilakukan pembenahan.

Belum diketahui pasti kapan perusahaan, yang dulunya penghasil sepatu Reebok itu, akan memulai aktivitas produksinya. Namun diperkirakan, usaha yang akan digeluti masih dalam bidang persepatuan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tangerang, Hasdanil kepada wartawan Jumat (14/9) lalu mengatakan sudah mendapatkan informasi akan dibukanya kembali pabrik PT Spotec.

"Sampai sekarang memang belum lapor karena perusahaan juga belum beroperasi. Mungkin setelah mau beroperasi mereka baru lapor," kata Hasdanil.

Dia berharap, perusahaan tersebut, bisa secepatnya beroperasi dengan memrioritaskan para mantan karyawan PT Spotec yang di-PHK. "Kalau habis Lebaran sudah bisa buka, lebih baik," kata Hasdanil. Ayu Cipta






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: