Polisi Tembak Perampok Mobil
Senin, 17 September 2007 | 19:07 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Dua pria, Yoga Purwono (47) dan Lebata (38) terpaksa ditembak polisi karena berusaha melarikan diri saat ditangkap di Cilincing, Jakarta Utara, Senin (17/9).
Kedua pelaku berusaha melarikan diri setelah gagal merampok mobil yang dikendarai Hendro Kusumo (31). Sementara seorang pelaku lainnya, CN, berhasil melarikan diri.
Kejadian ini berawal saat para pelaku menyewa mobil di tempat penyewaan kendaraan di Kota Bogor, Jawa Barat. Mereka bertiga naik mobil sewaan dengan nomor polisi F 1711 GC yang dikemudikan oleh Hendro.
Menurut Hendro, mereka akan ke Subang untuk menjemput orangtua seorang pelaku. "Katanya sakit, dan mau dibawa ke Jakarta", katanya. Saat kendaraan melaju di Jalan Tajur, Hendro diminta menjemput seorang rekan pelaku, Lebata.
Lebata kemudian naik di di kursi belakang bersama CN. "Saat itu saya tidak curiga," kata Hendro. Setelah berputar-putar, tiba-tiba Lebata menodongkan pisau ke arah Hendro. "Saya diancam mau dibunuh dan dibuang ke laut," ujar warga Jalan Raya Tajur gang Padarasa RT 5 RW 10, Sindang Rasa, Bogor ini lalu terborgol, mata dan mulutnya ditutup dengan lakban hitam.
Dalam keadaan terikat, korban dipukuli oleh para pelaku. Saat melintas di Jalan Cakung-Cilincing, korban berhasil meloloskan diri setelah menarik pengait pintu tengah mobil. Korban jatuh dari atas mobil bersama Lebata. Sempat terjadi ketegangan antara Hendra, pelaku dan warga yang melihat kejadian ini. "Saya sempat dituduh sebagai maling oleh pelaku", kata Hendra.
Saat sedang bersitegang, seorang polisi melintas di jalan tersebut. Para pelaku yang melihat polisi langsung melarikan diri. Warga meneriaki para pelaku sebagai perampok. Polisi sempat melakukan tembakan peringatan, tapi kemudian terpaksa menembak pelaku. Dua orang jatuh ditembak, namun seorang pelaku berhasil melarikan diri. Kemudian mereka dibawa ke Polsek Cilincing.
Kepala Unit Polsek Cilincing, Inspektur Satu Sutikno mengatakan modus yang dilakukan oleh ketiga pelaku ini telah direncanakan sebelumnya. Ketiga pelaku diduga merupakan pemain lama yang kerap beraksi dengan modus serupa. "Kita masih mencari pelaku yang kabur," kata Sutikno.
GABRIEL WAHYU TITIYOGA





