Menjelang Lebaran Bekasi Siapkan Rambu Lalu Lintas Mobile
Selasa, 25 September 2007 | 19:52 WIB
TEMPO Interaktif, Bekasi:Menjelang Lebaran, Dinas Perhubungan Kota Bekasi menyiapkan rambu-rambu lalu lintas yang bisa dipindahkan setiap saat jika terjadi kemacetan. Rambu jalan bersifat mobile, itu akan dipasangan di ruas jalan padat kendaraan dari arah Jakarta, Depok, dan Bogor.
"Rambu lalu lintas itu berguna untuk mengalihkan arah kendaraan jika terjadi kemacetan di satu titik ruas jalan tertentu," kata Kepala Seksi Operasional Dinas Perhubungan Kota Bekasi Tri Adianto, Selasa (25/9).
Tri mencontohkan, arus kendaraan yang akan dialihkan di antaranya persimpangan jalan Achmad Yani dan Jalan KH Noer Alie. Di kawasan itu sebagian arus kendaraan pemudik lebaran akan dialihkan mulai dari Kayu Rigin, diarahkan ke Jalan Juanda. Lalu ke Bulak Kapal untuk kemudian menuju wilayah luar Kota Bekasi. "Rambu-rambu itu mengarahkan pengguna jalan ke jalur alternatif agar lebih mudah keluar dari Bekasi," katanya.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Rayendra Sukarmadji mengatakan, Jalan KH Noer Alie merupakan salah satu ruas yang patut diwaspadai. Ruas itu menjadi primadona para pemudik ke arah pantai utara Pulau Jawa. "Tetapi ruas jalan lain juga harus diawasi," kata Rayendra.
Berdasarkan data Dinas Perhubungan Kota dan Kabupaten Bekasi, ada 20 ruas jalan menjadi titik rawan kemacetan. 11 ruas di Kota Bekasi, dan sembilan ruas jalan di wilayah Kabupaten Bekasi.
Di antaranya, persimpangan Pondok Ungu, persimpangan Harapan Indah, persimpangan Hero, persimpangan Perumnas I, persimpangan Bulan-bulan atau Stasiun Bekasi, persimpangan Pekayon, persimpangan SMPN 2, Terminal Bekasi, persimpangan Rawa Panjang, persimpangan Joyo Martono dan persimpangan Bulak Kapal.
Di wilayah Kabupaten Bekasi, titik kemacetanbiasa terjadi di pertigaan Indoporlen, Pasar Tambun, Pasar Cibitung, simpang pintu Tol Cibitung, Pasar Abdul Malik, Pasar Seng Cikarang, pertigaan Jababeka I dan simpang Stasiun Lemah Abang.
HAMLUDDIN





