Total 450 Rumah Terbakar di Pedongkelan
Kamis, 04 Oktober 2007 | 23:26 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Hingga pukul 21.00 WIB, pemadam kebakaran masih memadamkan ratusan titik api di kawasan Pedongkelan, Jakarta Timur. Total 450 rumah petak terbakar dalam kurun waktu 2,5 jam. Diduga ada unsur kesengajaan dalam musibah ini.
Berdasarkan pantauan Tempo di lokasi kejadian, sekitar 24 mobil pemadam tampak masih memadamkan api di kawasan tanpa status kependudukan (tanpa RT/RW) ini. Ratusan warga mengungsikan barang-barang mereka hingga ke pinggir jalan Perintis Kemerdekaan.
Menurut Sobirin, salah satu korban, api muncul tak terduga dari arah pertengahan kampung yang dihuni warga asal Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Madura ini. "Mulai jam 18.45 sampai jam 19.00 an, api sudah membesar cepat, saya nggak sempat mengungsikan barang," kata dia.
Nurhayati, 40 tahun, warga setempat menduga ada pihak yang sengaja membakar perkampungan yang dihuni 800 keluarga ini. "Saya lihat ada orang melempar botol yang ada apinya (molotov). Itu kejadian di tengah kampung," ungkapnya.
Dugaan ini diperkuat oleh Yus Jaka, anggota polisi khusus pemadam kebakaran di lokasi kejadian. Sekalipun tak menuding ada yang melempar molotov, Jaka memperkirakan awal mula api berasal dari puing bekas kebakaran tanggal 28 september lalu. Lokasi kejadian saat ini hanya berjarak 150 meter dari lokasi lama.
"Kayaknya ada yang membakar puing, entah tujuannya apa. Yang jelas api merambat cepat dan menghanguskan 450 petak rumah," kata dia.
Dalam kejadian ini, seorang warga bernama Adam, 29 tahun, mengalami luka di tangan kiri akibat sayatan puing-puing tajam. Selain itu ia mengalami luka bakar ringan di tangan yang sama.
Api akhirnya padam sekitar pukul 21.20 Wib. Petugas secara berangsur-angsur mulai meninggalkan lokasi kejadian. Namun ratusan warga korban kebakaran masih telantar di pinggir jalan Perintis Kemerdekaan dengan barang yang tersisa. Fery Firmansyah





