Sekjen DPP FSPI : Kenaikan UMP Harus Diimbangi Perbaikan Ekonomi
Jum'at, 02 November 2007 | 13:23 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Federasi Serikat Pekerja Indonesia Latif Nasution menilai kenaikan Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta sangat bagus. Namun ia mengingatkan kenaikan ini harus diimbangi dengan perbaikan ekonomi. "Jangan seolah-olah angin surga," katanya, Jumat (2/11).
Pemerintah Jakarta, Kamis (1/11) kemarin menaikkan UMP 8 persen menjadi Rp 972.604, 80 dari tahun sebelumnya Rp 900.560.
Menurut Latif, setelah kenaikan UMP ini, jangan sampai ada yang terkorbankan. "Jangan sampai kenaikan ini usaha untuk meredam buruh di Jakarta,"kata dia,"Setelah itu BBM dan Sembako naik." Kenaikan upah 8 persen tidak berarti jika harga barang ikut naik dan menyebabkan inflasi
tinggi.
Namun, ia berterimakasih kepada Pemda DKI yang menyetujui kenaikan UMP. "Meski itu kecil sekali untuk nilai tambah kehidupan," katanya. Apalagi jika dibandingkan dengan kenaikan biaya hidup yang cukup tinggi. "Kemacetan di Jakarta saja membuat biaya transportasi meningkat," ujarnya. Sofian





