Si Kecil Komputer "Hijau"
Senin, 12 November 2007 | 14:24 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Agaknya, kesadaran terhadap produk-produk yang ramah lingkungan semakin tinggi, termasuk di kalangan pembuat komputer personal (PC). Buktinya, makin banyak saja komputer yang lebih hemat energi, yaitu dengan cara menciutkan ukurannya.
Jika mau disebut satu persatu, antara lain Apple Mac Mini, Dell Inspiron 531, HP SlimLine, Enano, atau Acer Mini PC. Semua merek di atas baru-baru ini mendapat "teman" baru (atau lebih tepatnya pesaing baru), yaitu Lenovo ThinkCentre A61e.
Ini adalah produk pertama Lenovo yang mendapat stempel EPEAT Gold, sebuah status peringkat tertinggi bagi produk-produk ramah lingkungan, yang dikeluarkan oleh badan Green Electronics Council.
Komputer meja itu menggunakan hingga 90 persen bahan yang dapat didaur ulang, serta kemasan yang 90 persen bahannya juga dapat didaur ulang, bahkan tenaganya juga dapat disuplai dari panel surya.
"ThinkCentre A61e adalah tonggak sejarah hubungan kami (Lenovo dan AMD), dalam kerja sama pengembangan PC yang hemat energi," ujar Greg White, Corporate Vice President dan General Manager, Desktop Division, AMD.
Walaupun masih lebih besar daripada Apple Mac Mini, ukurannya mengecil hingga 25 persen dari model sebelumnya, yaitu berdimensi 7,6 x 27,4 x 23,3 mm. Tak hanya ukuran fisik, beratnya menjadi hanya 3,6 kilogram, dan suaranya menyusut sehingga tak berisik. Namun, desainnya sangat biasa dan miskin sentuhan artistik.
Otaknya diprosesori oleh AMD Athlon 64X2 2GHz (BE-2350), yang diklaim dapat memotong biaya energi per tahun hingga 50 persen dari model terdahulu. Kapasitas memori RAM-nya 1 gigabita DDR2. Lumbung penyimpanannya (hard disk) cukup luas, yaitu sebesar 160 gigabita. Ia juga dilengkapi dengan pembakar DVD Dual Player 16x.
Sebagai komputer yang berbasis platform Vista, ThinkCentre memiliki kemampuan untuk dikendalikan dari jarak jauh (remote desktop). Sayangnya, PC ini sama sekali tidak menyediakan koneksi nirkabel, baik Wi-Fi maupun Bluetooth, seperti halnya Dell Inspiron 531. Satu-satunya koneksi untuk jaringan adalah melalui pangkalan Gigabit Ethernet.
Dari hasil pengukuran benchmarking yang dilakukan oleh situs IT, Cnet, kinerja komputer ini memang kurang menggembirakan. Ia masih kalah dibanding Apple Mac Mini maupun Dell Inspiron 531. Ketiganya diadu menjalankan aplikasi Adobe Photoshop CS3 dan Apple iTunes. Serta kalah dari Mac Mini ketika menjalankan program multitasking multimedia.
Namun, setidaknya, komputer ini memang benar-benar dirancang untuk memenuhi hajat para pengguna yang mencari komputer ramah lingkungan. Dengan komputer ini, pengeluaran biaya energi per tahun dapat dihemat hingga jumlah yang seimbang dengan pengurangan emisi karbondioksida yang dihasilkan oleh penerbangan sejauh 1.200 km.
Sementara itu, bila sebuah perusahaan menjalankan setidaknya 50 unit desktop ini, ia akan menghemat energi hingga US$ 973 (Rp 8,85 juta) per tahun dan mampu membantu mengurangi 9 ton emisi gas karbondioksida.
Komputer ini merupakan kelanjutan dari produk ThinkCentre A61, yang berbentuk tower (menara). Baik A61 maupun A61e sudah tersedia di sini sejak Oktober 2007, dengan harga mulai dari US$ 621 (Rp 5,65 juta).
CNET | GEEK | LENOVO | INDRA DARMAWAN





