Chikungunya Serang Warga Bogor
Selasa, 20 November 2007 | 17:28 WIB
TEMPO Interaktif, Bogor:
Dinas Kesehatan Kota Bogor melakukan pengasapan (fogging) kemarin di RT 01 dan 02 Kelurahan Sindangbarang Loji, Kecamatan Bogor Barat, setelah terbukti 20 warga setempat menderita chikungunya dalam sepuluh hari terakhir ini.
Bahkan 3 penderita diantaranya sempat tidak bisa berjalan akibat persendiaannya terserang penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk itu.
Warga sempat mengeluhkan terlambatnya penanganan dari Dinas Kesehatan Kota Bogor. Namun Kepala Bidang Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular dan Kesehatan Lingkungan (P2KL), Sri Pinantari Hanum, membantahnya. Menurut dia laporan dari masyarakat ke Puskesmas terdekat datang terlambat. “Jika ada penyakit yang menyerang di lingkungan sekitar diharapkan segera melaporkan," ujarnya.
Pantauan Tempo di daerah tersebut saluran air sungainya kotor sehinga banyak jentik-jentik nyamuk berkembang dengan cepat serta menyerang ke warga sekitar.
Ketua RT 01, Anwar membenarkan penyebab penyakit tersebut diduga dari kotornya aliran sungai Ciomas. Warganya selalu menggunakan air sungai untuk keperluan mandi dan mencuci. “Sebaiknya Dinas Kesehatan segera mengobati mereka yang sakit agar penyakitnya tidak menular,” tutur Anwar.
Menurut Dadang, warga setempat, ketika ada penyakit yang menimbulkan bintik-bintik merah, tidak tahu nama penyakitnya, “Dikira mereka kena penyakit campak,” tuturnya.
Deffan Purnama





