Sambungan Telepon di Legok Masih Mati
Kamis, 06 Desember 2007 | 13:55 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Sambungan telepon di desa Medang Lestari, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang hingga siang hari ini belum juga normal. Ini adalah hari keempat tidak bisa digunakannya jaringan telepon yang mati secara mendadak sejak Senin ( 3/12) pagi karena empat gulungan kabel milik PT Telkom dicuri.
Para pencuri menggasak kabel yang berada di jalan utama desa Medang sepanjang 100 meter sehingga menyebabkan matinya jaringan telepon diwilayah itu. Warga Medang pun mulai merasa dirugikan akibat peristiwa ini. "Jelas kami rugi, karena usaha kami memang mati total sejak empat hari ini," ujar Wawan, pemilik warung internet di perumahan Medang Lestari.
Menurut Wawan, delapan unit komputernya yang ada di warnet itu jika dihari normal mampu menhasilkan pendapatan Rp 200 ribu perhari. Setiap jamnya, kata dia, sewa internet Rp 3.500." Tapi empat hari ini, saya tidak buka," katanya/
Ani, pemilik warung telekomunikasi (wartel) di Desa Medang mengaku rugi. "6 KBU wartel saya sama sekali tidak beroperasi," katanya. Padahal, kata dia, setiap harinya wartelnya ramai dan mampu memperoleh laba hingga Rp 400 ribu.
Secara terpisah, Sekretaris Kandatel Telkom Tangerang, Sugiyanto mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan perbaikan sambungan telepon yang mati. "Kami upayakan hari ini sudah normal semua," kata dia ketika di hubungi Tempo.
Joniansyah





