|
Bogor Awasi Ketat Hewan Kurban
Minggu, 09 Desember 2007 | 15:27 WIB
TEMPO Interaktif, Bogor:
Dinas Peternakan Kota dan Kabupaten Bogor akan mengawasi ketat hewan kurban kambing dan sapi. Karena ada kemungkinan kedua hewan tersebut berasal dari daerah endemis antrak.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Kota Bogor, dokter hewan Herlien Krisnaningsih menyebutkan untuk menjamin hewan ternak yang sehat, pihaknya telah melakukan pengawasan ketat terhadap hewan yang keluar masuk Kota Bogor. Ia menyebutkan selama ini pasokan hewan kurban seperti kambing, domba, sapi dan kerbau yang berasal dari Kota Bogor telah diuji kesehatannya. Namun untuk hewan dari luar yang akan masuk harus diperiksa kesehatannya.
“Selama sepekan ini belum ada laporan adanya hewan yang sakit dijual, kami berharap semua hewan kurban tetap sehat,” tutur Herlien saat dihubungi melalui telepon, Minggu (9/12) siang.
Sementara Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor mengingatkan agar hewan yang berasal dari daerah endemis antrak seperti di Kecamatan Cibinong, Citeureup, Bojong Gede, Jonggol, Sukamakmur, Cileungsi, Klapa Nunggal, Rumpin dan Babakan Madang, diperiksa.
Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kabupaten Bogor, dokter hewan Sulistyawati mengatakan hewan kurban sebaiknya diperiksa oleh petugas, agar hewan harus bebas dari penyakti dan dijamin kesehatannya. “Kami telah mensosialisasikan agar para peternak maupun penjual hewan ternak memeriksakan hewannya,” ujar dia.
Deffan Purnama
INDEKS BERITA LAINNYA :
|