Tangerang Tolak Pembangunan Busway
Selasa, 18 Desember 2007 | 13:29 WIB
TEMPO Interaktif, Tangerang: Pemerintah Kabupaten Tangerang menolak rencana proyek jalur khusus bus Transjakarta jurusan Kalideres-Bumi Serpong Damai (BSD). Proyek ini dinilai hanya menambah kemacetan di Tangerang.
"Busway saya menolak, tapi kalau monorel saya dukung,” ujar Bupati Tangerang Ismet Iskandar di Tengerang pada Selasa (18/12). Saat ini jalan raya Serpong mulai perbatasan dengan Kota Tangerang sudah memiliki tata letak dan ruas jalan yang baik. Jika proyek busway dijalankan, tata letak ini akan rusak.
Ismet mengaku lebih memilih monorail untuk angkutan publik karena pembangunan tidak memakan banyak lahan dan lebih praktis. “Monorail manfaat kedepannya lebih besar dari pada busway," katanya.
Dijelaskannya, rencana penolakan pembangunan jalur
busway rute BSD-Kalideres ini sudah disampaikan Ismet
kepada Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dan Gubernur
Banten Ratu Atut Chosiyah beberapa waktu lalu.
Dengan penolakan Ismet ini kemungkinan pembagunan
busway hanya akan sampai Gading Serpong, perbatasan wilayah kota dan Kabupaten Tangerang. Wali Kota Tangerang Wahidin Halim mengisyaratkan setuju pembangunan busway memasuki wilayahnya. Joniansyah





