|
80 Meter Kubik Sampah di Jakarta Timur Tidak Tertanggulangi
Selasa, 18 Desember 2007 | 20:00 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Suku Dinas Kebersihan Kotamadya Jakarta Timur menyisakan 80 meter kubik sampah yang tidak dapat tertanggulangi per harinya.
"Dalam waktu satu bulan bisa banyak sekali," ujar Wali Kota Jakarta Timur Koesnan Abdul Hakim dalam konferensi pers kemarin.
Menurut Koesnan, total volume sampah per harinya mencapai 6.343 meter kubik dan yang tertanggulangi hanya mencapai 6.263 meter kubik.
Berdasarkan data, kata Koesnan, persentase tertinggi sampah di Jakarta Timur berasal dari limbah rumah tangga sebesar 52,97 persen dan perkantoran sebesar 27,35 persen. Sisanya limbah industri, sekolah dan pasar masing-masing sebesar 8,97 persen; 5,32 persen; dan 3,99 persen; ditambah limbah lain-lain sebesar 1,40 persen.
Menurut dia, rasio petugas kebersihan dengan penduduk adalah 1 berbanding 1200 orang. Jumlah ini, katanya, tidak seimbang dan perlu ada upaya keras dan dukungan seluruh masyarakat.
Koesnan mengatakan seharusnya ditiap kelurahan dibangun metode pengkomposan sampah. Metode ini, imbuh dia, dapat dilakukan baik oleh masyarakat secara bersama-sama maupun perorangan. "Kami sedang berusaha mengembangkan ini," ujar dia.
Bayu Pamungkas WP
INDEKS BERITA LAINNYA :
|