|
Pembagian Daging Kurban Keluarga Cendana Berakhir Rusuh
Kamis, 20 Desember 2007 | 21:48 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pembagian daging kurban yang berasal dari keluarga mantan presiden Soeharto di masjid At-Tien, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, berakhir rusuh sore ini, Kamis (20/12).
Sekitar seribu warga yang tidak sabar dan takut tidak mendapatkan daging kurban menyerbu dan merusak pagar seng serta menyerobot masuk ke dalam tempat pemotongan dan pembagian hewan kurban yang terletak di belakang masjid.
"Kami hanya bisa pasrah saja," ujar petugas satuan pengamanan, Bambang S., kepada Tempo sambil memandangi kejadian itu beserta beberapa petugas kepolisian yang menjaga.
Kejadian ini, menurut Bambang, sebelumnya dipicu oleh tertangkapnya petugas pemotong hewan kurban yang membawa daging kurban berlebihan dari yang dijatahkan. Petugas pemotongan yang berasal dari peternakan sapi Tapos milik keluarga Cendana ini tertangkap oleh polisi ketika akan keluar dari masjid dengan menggunakan tiga buah mobil angkutan kota dari Bogor.
Bambang melanjutkan, sebenarnya panitia telah menyediakan sebanyak 1000 sampai dengan 1500 plastik daging. Namun, karena banyaknya warga yang datang, pembagian tidak dapat dilaksanakan dengan tertib.
Bambang mengatakan daging kurban yang disediakan panitia sebelumnya dibagikan berdasarkan kupon, dan sebagian lagi akan disebarkan bagi warga yang tidak berkupon setelah selesai acara.
Jumlah hewan kurban yang ada sebagian besar berasal dari keluarga Cendana, yaitu 36 ekor sapi dari peternakan sapi Tapos. Sisanya 3 ekor kambing berasal dari jamaah masjid.
Saat warga sudah selesai mengambil daging kurban tersebut, Bambang berusaha meminta maaf kepada para warga yang tidak mendapatkan jatah pembagian. Bayu Pamungkas WP
INDEKS BERITA LAINNYA :
|