|
200 Hektar Tambak di Bekasi Terendam Air Pasang
Minggu, 23 Desember 2007 | 14:29 WIB
TEMPO Interaktif, Bekasi:
Sekitar 200 hektar tambak ikan dan udang di Kecamatan Taruma Jaya, Kabupaten Bekasi, tenggelam akibat air laut pasang. Akibatnya para petani mengalami kerugian sekitar Rp 2 miliar.
Muhamad, pemilik 30 hektar tambak ikan bandeng, mengatakan satu hektar tambak ikan kehilangan rata-rata 5.000 ekor ikan bandeng siap panen. Jika dirupiahkan rugi sekitar Rp 15 juta. Dan, satu hektar udang berisi 10 ribu ekor hilang dengan jumlah kerugian tidak kurang dari Rp 7,5 juta. “Tidak ada yang tersisa,” katanya ketika menghubungi Tempo, Jumat (21/12) malam.
Akibat tingginya air laut pasang, jadwal panen kedua tahun ini yang jatuh pada bulan Desember 2007 gagal total. Biasanya petani tambak di pesisir pantai Taruma Jaya, jadwal panen seharusnya dilaksanakan setiap empat bulan sekali atau dua kali dalam setahun. “Terpaksa tahun ini hanya sekali,” kata salah seorang tokoh masyarakat di Desa Segara Jaya RT 01/ RW 01, Kecamatan Taruma Jaya, Kabupaten Bekasi.
Para petani tambak mengaku hanya bisa pasrah. Mereka masih enggan melepas bibit ikan dan udang baru karena masih trauma. Bahkan tanggul-tanggul tambak yang rusak akibat diterjang gelombang pasang, juga belum diperbaiki.
Menurut Muhamad, air pasang dalam tiga hari terakhir cenderung surut. Tetapi ancaman gelombang air pasang susulan diperkirakan masih akan terjadi 25 Desember nanti.
Hamluddin
INDEKS BERITA LAINNYA :
|