|
Air Pasang Tinggi, Nelayan Bekasi Enggan Melaut
Minggu, 23 Desember 2007 | 16:45 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Akibat tingginya air pasang, nelayan Bekasi enggan melaut. Akibatnya stok ikan laut di tempat pelelangan ikan Kecamatan Taruma Jaya, Kabupaten Bekasi nyaris habis dan tidak bisa melayani penjualan ke daerah.
"Persediaan ikan laut hanya cukup dikonsumsi oleh warga setempat," kata Kurdianto, pengelola tempat pelelangan ikan Kecamatan Taruma Jaya Kurdianto. Menurut dia, pada hari normal, satu perahu 12 x 6 meter yang diawaki 4 orang nelayan bisa memproduksi 2 kuintal ikan, kini hanya 10- 20 kilo gram ikan laut per hari.
Dari pantauan Tempo, tempat pelelangan ikan Taruma Jaya sepi. Dari belasan meja tempat berjualan hanya satu meja yang terisi ikan. Jenisnya pun terbatas, hanya ikan tembang, tenggiri, dan ikan giligan. Sementara ikan yang menjadi primadona warga, seperti ikan bawal dan ikan kembung tidak ada.
Pembeli yang mengunjungi tempat pelelangan ikan juga bisa dihitung jari. Hanya satu- dua orang tampak tawar-menawar ikan. Padahal menurut warga, satu-satunya sumber ikan laut di wilayah Bekasi itu tidak pernah sepi pengunjung dari dalam dan luar kota.
Ridwan, 25 tahun, salah seorang nelayan di Desa Segar Jaya, Kecamatan Taruma Jaya, Kabupaten Bekasi, memilih tidak melaut Karen gelombang tinggi mencapai 1,5 meter. “Lebih baik menunggu situasi aman,” katanya.
Hamluddin
INDEKS BERITA LAINNYA :
|