|
Dewan Transportasi Jakarta Tolak Rencana Kenaikan Tarif Busway
Sabtu, 29 Desember 2007 | 16:04 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Dewan Transportasi Kota Jakarta menolak rencana kenaikan tarif busway. Menurut anggota dewan, Harya Setyaka Dillon, alasannya banyak keinginan pelanggan belum terpenuhi. "Pelayanan masih dibawah harapan konsumen," kata dia dalam konferensi pers di halte busway Balaikota, Sabtu (29/12).
Harry menunjuk survei yang dilakukan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) 74 persen dari 1062 konsumen mengeluhkan lamanya menunggu armada busway.
Selain itu, hasil pendapatan dari tiket busway saat ini belum transparan. "Perlu diaudit dulu, untuk memutuskan tarif akan naik atau tidak," kata Harry. Pasalnya, dari jumlah pendapatan ini, akan diketahui berapa subsidi dari pemerintah untuk penumpang, serta perlu tidaknya kenaikkan tarif diberlakukan.
Menurut catatan Dewan, pada anggaran 2008, Pemerintah DKI mengusulkan subsidi untuk
penumpang busway mencapai Rp 230 miliar, sedang publik yang mendapatkan kemudahan busway hanya 5 persen dari penduduk Jakarta. Dewan meminta Pemerintah DKI mengaudit, mengevaluasi dan monitoring atas pendapatan tiket ini sebelum menaikkan tarif.Muhammad Nur Rochmi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|