|
Dewan Transportasi Jakarta Usulkan Integrasi Transportasi
Sabtu, 29 Desember 2007 | 18:00 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Dewan Transportasi Kota Jakarta mengusulkan integrasi sistem transportasi massa di Jakarta.
Menurut anggota Dewan Bambang Pujantiyo
integrasi ini dilakukan dengan membangun halte busway yang dekat dengan stasiun Ciliwung Blue Line dan stasiun KRL Jabodetabek atau mengganti operasional busway dengan berawal dan berakhir di stasiun. "Ini mendesak untuk dilaksanakan, karena bisa mengurangi kemacetan," kata dia seusai konperensi pers di halte busway Balaikota, Sabtu (29/12).
Setiap hari, kata dia, sekitar 700 ribu orang (commuter)berdatangan dengan menggunakan transportasi massa ke Jakarta. Baik dari arah timur, selatan maupun barat Jakarta. Jika seusai menggunakan KRL, mereka bisa langsung menggunakan busway, maka akan semakin cepat. Maka, jalur busway juga tidak perlu panjang karena hanya mengitari tempat-tempat tertentu dan stasiun. Sehingga tarif busway bisa tetap atau bahkan turun.
Dengan menggunakan sistem yang ada sekarang, busway baru bisa menyerap 3 persen dari commuter yang ada. Menurut perhitungan Bambang, jika diintegrasikan, maka bisa menyerap hingga 50 persen dari commuter.
Menurut Bambang, kota metropolitan seperti Jakarta, transportasi massa bertumpu pada kereta. Sedangkan busway menjadi feeder (penyokong).
Bambang optimis integrasi ini bisa dilakukan. "Ciliwung Blue Line tiga minggu bisa, kenapa integrasi tak bisa," kata dia. Menurut Bambang, integrasi ini dilaksanakan dengan bertahap, menggunakan infrastruktur yang telah ada . Muhammad Nur Rochmi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|