|
Hujan Lebat Warnai Tahun Baru di Mataram
Selasa, 01 Januari 2008 | 00:40 WIB
TEMPO Interaktif, Mataram:
Detik-detik menjelang pergantian tahun di Mataram, hujan deras mengguyur kota. Warga kota yang semula meramaikan suasana dengan kembang api dan mercon akhirnya berhamburan mencari tempat berteduh. Mereka sebelumnya berkumpul di kawasan taman di sepanjang lebih dua kilometer Jalan Udayana.
Lebih dari 1.000 unit sepeda motor yang semula diparkir di pinggir jalan oleh anak-anak muda yang menghabiskan waktu Senin malam terakhir 2007 nongkrong di sana dipacu meninggalkan tempat. ‘’Wah, basah kuyub jadinya,’’ ucap Tema dan Nada, sepasang suami istri muda sambil tertawa. Selain mereka berdua, anak-anak muda lainnya akhirnya melewatkan pergantian tahun dengan berhujan-hujanan di Jalan Udayana yang memang menjadi lokasi bermain hujan-hujanan di siang atau sore hari pada hari biasa.
Tepat saat melewati tengah malam, pukul 24.00 Waktu Indonesia Tengah, kemeriahan diiringi suara terompet dan raungan sepeda motor maupun klakson mobil juga terjadi di sepanjang jalan utama kota mulai dari kawasan kota tua Ampenan di Jalan Yos Sudarso, kemudian merambat ke jalan Langko, Pejanggik, hingga Selaparang di kawasan perdagangan Cakranegara.
Kemeriahan sudah terasa selepas Isya. Jalan-jalan kota macet, warga memadati jalanan dengan meniup terompet. Karena hujan belum turun, mereka memenuhi jalan utama yang penuh pedagang terompet. ‘’Alhamdulillah, tidak ada hujan, jualan saya bisa habis,’’ kata Azhari, pedagang terompet yang segera mengemasi dagangannya setelah 200an biji terompetnya habis. Supriyantho Khafid
INDEKS BERITA LAINNYA :
|