Pendukung Republik Mimpi Prihatin Kasus "Wakil Presiden"

Senin, 07 Januari 2008 | 14:22 WIB

TEMPO Interaktif, Tangerang:
Sejumlah artis dan pemeran dalam acara parodi Republik Mimpi News.Com menyatakan prihatin atas perkara yang menimpa "Wakil Presiden Republik Mimpi " Jarwo Kwat yang tersandung kasus cek kosong.

"Sangat prihatin bagaimanapun dia adalah sahabat saya,"ujar Megakarti salah satu tokoh dalam acara parodi politik itu kepada Tempo di Polres Tangerang, hari ini.

Wanita yang mirip dengan Megawati Soekarno Putri ini meminta agar proses hukum yang seadil-adilnya dilakukan. "Yang salah disalahkan, yang benar dibenarkan," katanya.

Hal yang sama diungkapkan oleh Effendi Gazali, pakar komunikasi politik yang juga kreator dalam acara tersebut. "Perlakuan polisi terhadap pak Jarwo sangat berlebihan," katanya. Menurut Effendi, polisi sempat mendatangi stasiun televisi saat mereka sedang siarang langsung tadi malam.

Tim Repubulik mimpi, kata Handoyo, Juru Bicara Tim Republik Mimpi News.Com siap membela kasus yang sedang dihadapi Jarwo Kwat dengan menurunkan tim pengacara.

Jarwo Kwat yang sempat akan dibawa paksa oleh anggota Reserse dan Kriminal (Reskrim) akhirnya datang sendiri ke Polrestro Tangerang pada Senin (7/1) ini sekitar pukul 09.55 WIB. Ia didampingi seluruh pemeran acara parodi Republik Mimpi seperti Gus Pur, Effendi Ghozali, Megakarti, Soeharta, Habudi dan Anya Dwinov.

Joniansyah

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: