Pemasangan Alat Pacu Jantung Tunggu Kesehatan Soeharto Optimal

Kamis, 10 Januari 2008 | 14:07 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Tim Dokter Kepresidenan yang menangani mantan Presiden Soeharto belum menentukan kapan akan memasang alat cardio resynchronization therapi (CRT) atau alat pacu jantung.

''Satu-satunya jalan adalah memasang CRT. Kita optimis bisa,'' kata Ketua Tim Dokter Kepresidenen, Mardjo Soebiandono hari ini.

Menurut Marjdo, pemasangan alat pacu jantung masih menunggu sampai kesehatan Soeharto optimal. Saratnya, hemoglobin diatas 10 gram persen dan tanpa adanya cairan dalam paru-paru. Meskipun kadar Hemoglobin Soeharto pagi ini mencapai 10,6 gram persen, namun penumpukan cairan di paru-paru bertambah.

Pjs. Direktur RS Pertamina Djoko Sanjoto mengatakan mantan Presiden Soeharto masih butuh perawatan yang intensif. ''Makanya beliau masih di rawat di ruang intensif care unit,'' katanya. Tim dokter menyatakan keseluruhan kondisi kesehatan mantan penguasa Orde Baru ini belum memuaskan. ''Tentunya (kondisi Soeharto) belum baik,'' kata Djoko.

Untuk itu, Tim dokter terus memantau dan membuat laporan perkembangan Jendral berbintang 5 ini setiap jangka waktu 12 jam. Tim dokter juga membatasi Soeharto dalam menerima kunjungan.

Rudy Prasetyo






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: