Soeharto Minta Tempat Tidurnya Diarahkan Ke Kiblat
Kamis, 10 Januari 2008 | 14:19 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Mantan Presiden Soeharto meminta tempat tidur perawatannya di Rumah Sakit Pertamina diarahkan ke kiblat.
''Beliau minta beberapa hari lalu,'' kata Mantan Sekertaris Negara Moerdoino kepada wartawan yang datang ke rumah sakit itu sekitar pukul 11. 30 WIB Kamis (10/01).
Menurut Moerdiono permintaan tersebut karena sang jenderal ingin melakukan sembahyang (shalat) lima waktu sambil mengarah kiblat. Padahal anggota keluarga sudah mengatakan bahwa dalam keadaan sakit hal itu tidak perlu dilakukan. ''Tapi Bapak minta itu,'' katanya.
Saat ditanya mengenai kondisi kesehatan HM Soeharto, Moerdiono enggan berkomentar. Masalah kesehatan, ujar dia, dipercayakan kepada tim dokter yang merawat mantan presiden itu.
Moerdiono mengatakan Soeharto masih bisa bercanda. Saat dirinya datang beberapa hari lalu, anak Soeharto, Siti Hardijanti Rukmana atau Tutut memberi tahu kedatangan Moerdiono dengan menyebutnya Dokter Moer. ''Pak dokter Moer datang,'' kata Tutut ditirukan Moerdiono.
Kemudian Tutut menambahkan bahwa Moerdiono datang sekaligus menjadi satpam. Sontan mantan penguasa era Orde Baru itu tertawa.
Rudy Prasetyo





