Jatah Minyak Tanah DKI Berkurang 50 Persen Tahun Ini
Jum'at, 11 Januari 2008 | 14:16 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan pasokan minyak tanah di wilayah Ibu Kota tahun ini sebanyak 35 ribu kilo liter per bulan.
“Berkurang 50 persen dari kebutuhan warga Jakarta,” kata Hari Nugroho, Kepala Seksi Distribusi Migas dan Ketenagalistrikan Dinas Pertambangan melalui sambungan telepon Jumat (11/01).
Menurut Hari, kebutuhan minyak tanah warga Jakarta dalam sebulan sebanyak 70 ribu kilo liter. Berdasarkan program konversi dari pemerintah jatah minyak tanah di wilayah Ibu Kota akan terus dikurangai. Tahun 2009, Jakarta akan dipasok minyak tanah sebanyak 25 persen dengan harga pasar yaitu Rp 6000.
Program konversi minyak tanah masih berjalan. Rencananya sampai akhir tahun ini sekitar 2 juta warga Jakarta sudah mendapat kompor gas dan tabung gas. Kendala yang dihadapi adalah banyak warga yang kembali beralih menggunakan minyak tanah. Dengan demikian kebutuhan minyak tanah di DKI Jakarta kurang. “Untuk itu pemerintah terus melakukan sosialisasi,” katanya
Sampai bulan November 2007 tercatat sebanyak 1.250.579 warga DKI telah menerima pembagian gas dan kompor gas, dari target sebanyak 1,5 juta kompor gas. Pembagian dilakukan melalui Pertamina dan Kementrian Usaha Kecil Menegah dan Mikro.
Rudy Prasetyo





