Kandidat Wali Kota Bekasi Umbar Janji

Kamis, 17 Januari 2008 | 15:22 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:

Para kandidat Wali Kota Bekasi menebar janji dalam acara 'Debat Publik Pasangan Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kota Bekasi Tahun 2008, hari ini di Hotel Horison Bekasi. Mereka akan bertarung memperebutkan kursi wali kota pada 27 Januari mendatang.

Debat kandidat itu menghadirkan lima orang panelis, seperti Erry Riyana Hardjapamekas, mantan anggota Komisi Pemberantasan Korupsi,Umar Juoro, pengamat ekonomi, Cecep Effendi, bidang sosail budaya, Yayat Supriatna, Teknik Planologi Universitas Trisakti, dan Yudi Latif, Wakil Rektor Universitas Paramadina.

Dalam debat itu masing-masing calon menebarkan janji kampanyenya. Seperti pasangan pertama Awing Asmawi dan Ronny Hermawan. Mereka menyatakan jika terpilih, berjanji akan memberantas korupsi dan mengumumkan daftar kekayaan pejabat.

Di bidang pembangunan, Awing juga berjanji akan memperbaiki infrastruktur kota, seperti pembangunan jalan, mengelola sampah, hingga mengatasi kemacetan. "Kami akan mengembalikan fungsi tata ruang agar Bekasi indah asri, bersih, dan nyaman," kata Awing.

Pasangan Mochtar Mohamad, berjanji menggratiskan biaya pendidikan mulai tingkat sekolah dasar (SD) dan sederajat hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat. Di bidang kesehatan, pelayanan kesehatan di Puskesmas yang ada di 12 kecamatan di Kota Bekasi juga digratiskan.

Pasangan nomor urut 3, Ahmad Syaikhu- Kamaludin Djaini, berjanji akan mengurangi jumlah pengangguran dengan cara memperluas lapangan pekerjaan. Caranya meningkatkan investasi ekonomi di bidang usaha kecil menengah dan meningkatkan permodalan Bank Syariah, serta membuka beberapa center bisnis baru untuk menarik tenaga kerja dalam jumlah besar.

Menurut kelima panelis, janji, visi, dan misi itu cukup bagus. Tetapi untuk merealisasikanya belum tentu mudah karena terkendala sumber anggaran pembangunan yang hanya mengandalkan APBD.

Hamluddin

TOPIK






Komentar Anda

Kirim