DPRD Sambut Baik Rencana Jam Masuk Sekolah Lebih Pagi
Sabtu, 26 Januari 2008 | 16:40 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Sebagian anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jakarta menyambut baik rencana pemerintah untuk memajukan jam masuk sekolah dan Pegawai Negeri Sipil. Namun kebijakan tersebut dinilai tidak akan berdampak signifikan untuk mengurangi kemacetan di Ibu Kota.
Wakil Ketua Komisi E Bidang Pembangunan Mukhayar RM berpendapat pemajuan jam masuk kerja idealnya tidak diterapkan kepada kalangan pelajar dan pegawai negeri sipil saja. Agar pengaruhnya signifikan terhadap pengurangan kemacetan di Ibu Kota pengaturan jam masuk kerja juga diterapkan kepada pihak swasta. "Kalau bisa semua, jangan separo-separo,"katanya Sabtu (26/01)
Untuk itu pemerintah perlu menyusun peraturan perundang-undangan agar rencananya tersebut bisa direalisasikan secara menyeluruh. "Produk hukumnya bisa perda (peraturan daerah),"katanya. apabila seluruh masyarakat dilibatkan maka beban kencaraan yang menyebabkan kemacetan di jam-jam sibuk di jakarta bisa dipecah.
Senada dengan itu, Ketua Bidang Pembangunan Sayogo Hendrosubroto mengatakan pemajuan jam masuk sekolah untuk pelajar dan pegawai negeri sipil hanya akan berdampak kecil dalam pengalihan beban kendaraan pada jam- jam sibuk di Ibu Kota. "Kajiannya harus benar-benar menyeluruh,"katanya.Rudy Prasetyo





