Alat Deteksi Manusia di Bandara Soekarno Hatta Tidak Dioperasikan

Kamis, 14 Februari 2008 | 13:24 WIB

TEMPO Interaktif, Tangerang:
Alat yang bisa mendeteksi penumpang pesawat yang membawa narkotika dan barang terlarang lainnya, "Entry Body Scane", di Bandara Soekarno Hatta hingga kini belum bisa dioperasikan.

Itu terjadi karena peralatannya belum lengkap dan sumber daya manusianya tidak siap. "Masih harus menunggu alat kalibrasinya untuk mendeteksi secara detail bahan psikotropika yang diselundupkan," ujar Eko Darmanto, Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta kepada Tempo hari ini.

Alat canggih buatan Jerman tersebut, menurut Eko, merupakan bantuan dari Badan Narkotika Nasional pada 2006 lalu. "Sempat dioperasikan sebentar, tapi hingga kini belum dioperasikan kembali," katanya.

Padahal, menurut Eko, alat tersebut sangat efektif untuk keamanan dan mencegah peredaran narkoba yang coba masuk melalui bandara internasional itu. Karena alat itu dapat mendeteksi dan menganilisa orang dari aroma tubuh dan apa yang dikonsumsi oleh orang.


Joniansyah

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: