Listrik Mati, Industri di Tangerang Rugi Miliaran Rupiah

Sabtu, 23 Februari 2008 | 18:52 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:

Pemadaman listrik di kawasan industri di Tangerang selama tiga hari terakhir ini mengakibatkan kerugian mencapai miliaran rupiah. "Kami akan melayangkan surat ke PLN, " kata Juanda Usman,sekretaris Asosiasi pengusaha Indonesia (Apindo) kepada Tempo hari ini.

Menurut dia, dampak pemadaman listrik bergilir itu mengakibatkan produksi di semua pabrik terganggu. Yang membuat kalangan pengusaha, tidak semua perusahaan diberitahu. Di
Kabupaten Tangerang ada sekitar 3000 perusahaan. "Coba
bayangkan ketika mesin produksi sedang bekerja
tiba-tiba mati, apa jadinya?" kata Juanda.

Juanda menjelaskan diantara pabrik yang merugi adalah PT Kenindo produksi sepatu dan sandal di Pasarkemis, PT Sumber
Eva produksi sandal, PT Homyped di Batu Ceper Kota Tangerang. "Tidak semua pabrik memiliki genset sebagai pengganti cadangan ketika listrik mati," ujarnya.

Selama tiga hari berturut-turut di kawasan industri Cikupa, Balarja dan Pasarkemis mengalami pemadaman secara bergilir sekitar lima jam.

Ayu Cipta






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: