|
10 Aksi Unjuk Rasa di Gelar di Berbagai Tempat
Kamis, 06 Maret 2008 | 08:43 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menjelang libur panjang Jakarta akan digoyang 10 aksi unjuk rasa pada Kamis (06/03). Pengguna jalan disarankan untuk berhati-hati atau lebih baik menghindar dari ruas jalan yang digunakan untuk aksi, jika tak ingin terjebak macet.
Demikian informasi dari Pusat Pengaturan Lalu Lintas (Traffic MAnagement Center) Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya. Tiga unjuk rasa akan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB dengan jumlah massa sekitar 100-200 orang.
Aksi-aksi tersebut antara lain karyawan PT. Angkasa Pura I yang menuntut peningkatan kesejahteraan di halaman kantor Departemen Tenaga Kerja dan kantor Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara.
Kemudian Wahana Lingkungan Hidup atau WALHI yang akan melakukan demonstrasi di Departemen Kelautan dan Perikanan Jalan M. Ridwan Rais. Mereka menuntut perlindungan terhadap nelayan Indonesia.
Sedangkan pendukung calon gubernur Sulawesi Selatan
Pasangan Amir Syam-Mansyur Ramli menuntut Mahkamah Agung tidak mengambil keputusan terkait pemilihan gubernur.
Sedangkan pukul 10.00 WIB, unjuk rasa Front Mahasiswa dan Pemuda Peduli Lingkungan berlangsung di Bundaran Hotel Indonesia menuntut Pemerintah mencabut izin PT Riau Andalan Pulp and Paper. Pada waktu yang sama, 200 Warga Eks Asrama Satrudal TNI AU Tengerang akan menggelar Unjuk rasa di depan Istana Negara. Mereka meminta pemerintah menghentikan pengosongan secara paksa terhadap penghuni asrama.
Tak kalah seru dari masa yang lain, 100 massa dari Kesatuan Pelaut Indonesia pun berencana mendatangi Kedutaan Besar Iran, Menteng, meminta pembebasan Mansour Osanto (Presiden Serikat Pekerja Bus Teheran) dan beberapa aktivis serikat pekerja yang ditahan pemerintah. Ditempat yang sama, Partai Revolusi Indonesia pun beraksi mendukung Revolusi 1803 tentang pengembangan Uranium di Iran.
Dua unjuk rasa terakhir berlangsung di gedung Mahkamah Agung dan Istana Negara pukul 14.00 WIB. Di Mahkamah Agung, aksi dilakukan 100 massa dari Lembaga Bantuan Hukum Jakarta dan Tim Advokasi Masyarakat Anti Perda Pelanggaran HAM. Sedangkan di Istana Negara aksi akan dilakukan oleh 50 orang Mahasiswa Trisakti
FERY FIRMANSYAH
INDEKS BERITA LAINNYA :
|