Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Warga Hindu Bekasi Gelar Sedekah Bumi
Jum'at, 07 Maret 2008 | 08:48 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:


Sekitar 1.000 pemeluk agama Hindu Bekasi merayakan hari raya nyepi dengan menggelar sedekah bumi kemarin. Upacara sedekah bumi ditandai acara ritual pemberian sesaji untuk Tuhan (banten taur agung), dan unuk manusia beserta makhluk bumi (caru taur agung). "Tujuannya membersihkan alam semesta," kata Ketua Parisada Hindu Darma Indonesia Bekasi I Made Pande Cakra


Upacara penyambutan hari raya nyepi yang jatuh hari ini dibuka dengan membaca doa, dilanjutkan penyiraman air suci kepada seluruh umat hindu yang hadir mengenakan pakaian ala Bali di Gelanggang Olahraga Bekasi. Lalu acara diakhiri dengan ritual pengusiran makhluk jahat lewat pentas ogoh-ogoh dan barongsai.

"Ogoh-ogoh mencerminkan sosok buto kala, makhluk yang bisa membantu sekaligus mengganggu umat manusia," kata I Made Pande. Tidak kurang dari 50 nampan berisi sesajen dipasangan berjejar di area parkir Gelanggang Olahraga, jalan Achmad Yani, Kota Bekasi. Isi sesaji antara lain, nasi, lauk pauk, dan buah-buahan.

Menurut dia, sekitar 40 ribu umat Hindu di Kota dan Kabupaten Bekasi akan merayakan nyepi. Mereka tidak melakukan aktifitas apapun atau biasa disebut amati geni, tidak keluar rumah (amati lelungan), dan tidak boleh bekerja baik fisik maupun pikiran (amati karya), mulai pukul 06.00- 24.00 WIB.

HAMLUDDIN

Dari Arsip Majalah TEMPO
Katakan dengan Kartu Digital  | 29 Desember 1998
Bisnis Sepekan | 15 November 2004
Setiap Desember Adalah Menunggu | 29 Desember 2003
Agar Arwah Tak Telantar  | 08 September 2003
Terlalu Sibuk  | 01 September 2003
Kejaksaan Agung Cabut Status Tersangka Prajogo Pangestu  | 25 Agustus 2003
Surat dari Redaksi | 18 Agustus 2003
Hari Bakti TNI Angkatan Udara, 56 tahun  | 04 Agustus 2003
Mengantar Dewa Dapur Menapak Langit  | 02 Pebruari 2004
Harry Tjan Silalahi: ”Perayaan Imlek Hampir Kebablasan”  | 26 Januari 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Umat Hindu Bali Rayakan Hari Saraswati
NU-Muhammadyah Masih Harus Berembuk Bahas 1 Syawal
Replika Candi-candi Nasional Dipamerkan di Manggadua Square
Waisak: Menyucikan Diri Tanpa Asap Dupa
Menerobos Pawai Paskah, Seorang Pria Diamankan Polisi
Maluku Rawan Jelang Natal, Tahun Baru dan Idul Adha
Menteri Agama Minta Perbedaan Hari Raya Disikapi Wajar
Guru Swasta Gugat Pemerintah
Produksi Udang di Maros Anjlok 90 Persen
Indonesia Tak Butuh Beras Impor Lagi
> selengkapnya...

Referensi

Kepres RI No.19 Thn. 2002 Tentang Hari Tahun Baru Imlek

Website

Departemen Agama

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk118775 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pembangunan Taman Ayodya Molor
Persib Kalah, Bobotoh Rusuh di Siliwangi
Dede Jusuf Anggap, Kerusuhan Tak Bisa DIhindari "
Persib Takluk Di tangan Persija
Penjualan Selama IIMS 2008 akan Capai Rp 2 Triliun

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data