Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Genset Mati Penyebab Banjir Di Terowongan Gandaria
Kamis, 13 Maret 2008 | 15:06 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan banjir di terowongan Gandaria, Jakarta Selatan akibat genset tak berfungsi setelah terendam air. "Tidak ada pasokan listrik jadi pompa airnya tidak bekerja," kata Kepala Sudinas Jembatan Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta Novizal ketika dihubungi Tempo hari ini.

Menurut dia, genset itu berada sekitar setengah meter dari permukaan jalan dan sudah dilindungi dengan tanggul setinggi satu meter. Namun akibat hujan yang lebih lebat, air lebih tinggi sekitar 5 centimeter dari tanggul itu.

Terowongan itu, kata Novizal, dilengkapi dua buah pompa dengan kemampuan menyedot air 250 liter perdetik. Namun karena genset mati, pompa tidak bekerja dan mengakibatkan banjir di terowongan tersebut kemarin.

Menurut Novizal, peristiwa ini masuk kategori bencana alam. Tapi kasus itu menjadi tanggung jawab pemerintah dan kontraktor, karena terowongan itu baru digunakan pada Oktober tahun lalu. "Peninggian tanggul segera kami dilakukan," katanya.

Mustafa Silalahi

Dari Arsip Majalah TEMPO
Menyerap Banjir Bantuan Dunia | 10 Januari 2005
Malaikat Pagi di Tanah Jeumpa | 03 Januari 2005
Dari Kekeringan ke Banjir Bandang  | 29 Desember 2003
Surat Pembaca | 24 November 2003
Terbenamnya Sebuah Kampung Wisata | 10 November 2003
Timor Leste Menolak Memeriksa Wiranto  | 23 Pebruari 2004
Batak Anti-Sadap  | 09 Pebruari 2004
Melengserkan Sang Raja Rimba  | 17 Pebruari 2003
Banjir di Pantai Utara  | 10 Pebruari 2003
Banjir di Mana-mana, Oi!  | 03 Pebruari 2003
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Hujan Deras di Purwakarta Telan Dua Korban
Warga Palembang Diminta Waspadai Ancaman Banjir
Tuban Anggarkan Dana Rp 1 Miliar untuk Banjir Susulan
Diguyur Hujan Tiga Hari, Bengawan Solo Meluap
Ratusan Warga Korban Luapan Bengawan Solo Mengungsi
Tiga Kecamatan di Ngawi Terendam Banjir
Puncak Musim Hujan Sudah Lewat
Ngawi Siaga Tiga Banjir
Banjir di Kupang, Dua Siswa SD Tewas
Sebagian NTT Terendam Banjir, Ribuan Warga Dievakuasi
> selengkapnya...

Referensi

Banjir Tak Pernah Ingkar Janji
Banjir Ancam Pantai Utara Jawa
Protap Permintaan Obat-obatan KLB Banjir
Sistem Pengendali Banjir Jakarta
Peta Banjir Jakarta (dalam sentimeter)
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Peta Banjir DKI Jakarta 2005
Mengapa Jakarta Banjir?
Banjir Datang Lagi

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Proyek Induk Pengembangan Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (PPWSCC)
Departemen Sosial
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk119200 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Menabrak Pakem Seni Trimatra
Sophan Meninggal Dalam Perjalanan Ke Rumah Sakit
Sophan Sophian Ingin Jadi Duta Besar
Keluarga Sudah Menerima Kabar Sophan Sophian Meninggal
Soetrisno Bachir Keliling Jawa Tengah

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data