Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Banjir Bandang dan Longsor Hantam Kawasan Puncak
Kamis, 13 Maret 2008 | 16:17 WIB

TEMPO Interaktif, Bogor:Hujan deras yang mengguyur kawasan Puncak, Bogor, semalaman menyebabkan puluhan rumah di Desa Tugu Utara dan Desa Tugu Selatan, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, rusak terkena banjir bandang dan longsor. Sebuah jembatan yang menghubungkan dua desa itu juga rusak. Jalanan sepanjang satu kilometer tertutup material tanah dan pepohonan karena longsor.

Kerusakan parah terlihat di kampung Naringgul, Desa Tugu Utara. Di desa itu ada sebanyak 37 rumah rusak ringan hingga berat. Pemilik rumah berusaha menyelamatkan barang-barang yang tersisa, “Saya tidak tahu tinggal di mana,” kata Sumarna, salah seorang korban sambil mengangkat kasur yang dipenuhi lumpur.

Selain rumah Sumarna, rumah Ukon lebih parah lagi. Dinding rumahnya jebol diterjang material air dan tanah. Saat kejadian itu, ia masih berhasil menyelamatkan istri dan ke-empat anaknya, “Alhamdulillah yang penting selamat, meskipun rumah kami hancur,” ujarnya bersedih.

Banjir bandang diperkirakan berasal dari air di Telaga Warna meluap sejak sore hingga pukul 20.00 WIB. Air yang meluncur kencang mengakibatkan pepohonan dan tanah di dinding bukit setinggi sekitar 10 meter ikut tergerus. Material tanah dan pepohonan inilah yang menyeruduk puluhan rumah di bawahnya.

Warga yang sedang beristirahat dikagetkan dengan suara mengemuruh. Namun mereka sempat menyelamatkan diri dan berlari ke daerah yang aman. Air keruh dan material yang masih mengelontor ke daerah di bawahnya juga merusak sebuah jembatan berukuran lebar sekitar 3 meter panjang 5 meter. Jembatan ini tergusur beberapa meter, akibatnya posisinya tidak berada di atas saluran air irigasi.

Banjir bandang dan longsoran juga menutup jalanan sepanjang satu kilometer yang menghubungi Desa Tugu Utara dan Tugu Selatan, termasuk sebuah jembatan. Hingga Kamis (13/3) sore warga dan aparat setempat serta beberapa anggota Satuan Koordinasi Pelaksana (Satkorlak) Penanganan Bencana Alam Kabupaten Bogor masih melakukan evakuasi dan menyingkirkan material yang merusak rumah di kawasan tersebut. Alat berat kini diterjunkan untuk menyingkirkan material yang menutupi jalan.

Menurut Ketua Satkorlak Pemerintah Kabupaten Bogor, Budi Aksomo, tim lain juga ikut membantu warga yang rumahnya rusak akibat terjangan longsor dan air. “Kondisi pengungsi sudah ditampung di tempat yang aman, sedangkan di lokasi tim kami masih membantu warga,” ujar Budi di lokasi kejadian. Akibat kejadian itu tercatat sebanyak 15 rumah rusak berat dan 27 rumah rusak ringan. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa.

Deffan Purnama


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk119207 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Sophan Meninggal Dalam Perjalanan Ke Rumah Sakit
Sophan Sophian Ingin Jadi Duta Besar
Keluarga Sudah Menerima Kabar Sophan Sophian Meninggal
Soetrisno Bachir Keliling Jawa Tengah
Keluarga Masih Menunggu Kabar Meninggalnya Sophan Sophian

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data