Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

FPI Desak Hubungan Diplomatik Dengan Balanda Diputus
Senin, 31 Maret 2008 | 13:48 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Dalam aksi unjuk rasa dikedutaaan besar Belanda di Kuningan Jakarta Selatan Senin (31/3) FPI mendesak pemerintah memulangkan duta besar RI di Belanda."ini soal keyakinan bukan soal perut."kata panglima Laskar Pembela Islam (LPI) Muhammad Machsuni Senin (31/3). LPI adalah laskar bagian dari FPI.

Selian itu FPI juga meminta pemerintah Belanda untuk meminta maaf atas prilaku Greet Wilders." Karena Greet adalah warga negara dan anggota perlemen Belanda."kata Machsuni. FPI juga meminta pemerintah Belanda mencabut keanggotaan Greet Wilders diparlemen.

Ketua lembaga dakwah FPI Faturrachman Djaelani menyatakan permintaan maaf wajib dilakukan pemerintah Belanda secepatnya. Jika tidak dilakukan, selain melakukan pemutusan hubungan diplomatik FPI juga akan mengswiping warga Belanda di Indonesia."usir semua warga negara Belanda serta duta besarnya."kata Djaelani.

FPI juga mengancam akan membunuh Greet."darahnya Greet halal ditumpahkan."kata Djaelani. M. Nur Rochmi


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [4]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk120117 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

JPPR: Pelanggaran Terjadi diberbagai Wilayah
Pimpinan Partai Demokrasi Pembaruan Audiensi Dengan Jaksa Agung
Dada – Ayi Membuka Kampanye Terbuka Kota Bandung
50 Persen Irigasi di Jawa Barat Rusak
MUI Sumatera Selatan Desak Revisi Perda Maksiat

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data