Warga Cikunir Tutup Separuh Ruas Tol JORR

Selasa, 01 April 2008 | 15:39 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:

Sekitar 40 warga Cikunir Kecamatan Pondok Gede menutup separuh badan jalan tol Jakarta Outer Ring Road di Seksi E1, kilometer 45-46 hari ini. "Kami minta tanah yang telah dijadikan jalan tol segera dibayar," kata Komarudin, 35 tahun, salah seorang peserta aksi kepada Tempo.

Warga mengklaim, tanah yang belum dibayar seluas 22.335 meter, 8.713 meter di antaranya terkena tol Cikunir Junction. Tanah milik Affandi dan Rukhyono, itu seharga Rp 22,3 miliar yang pembayarannya terakhir dilakukan Senin (31/3) lalu. "Tetapi hanya janji, PT Jasa Marga tak kunjung menyelesaikan kewajibannya," kata Komarudin, salah satu keluarga pemilik tanah Affandi.

Dari pantauan Tempo, aksi penutupan separuh jalan tol pada pukul 11.00-11.30 WIB, memacetkan arus lalu lintas dari arah Jatiasih ke Bekasi, dan Halim, Jakarta. Kendaraan truk, bus, dan mobil pribadi, mengekor hingga satu kilometer.

Tomo, 40 tahun, sopir truk merasa terganggu dengan adanya penutupan jalan tol JORR. "Barang bawaan saya terlambat sampai ke tujuan," katanya. Petugas Lapangan Jalan Lingkar Jakarta (JLJ) Hotman S., mengatakan kendaraan di jalur tol masih bergerak meski lambat.

Warga yang melakukan penutupan jalan tol membentangkan spanduk, dan berorasi meminta pembayaran tol disegerakan. Ade Dasep Zainal Abidin, kuasa hukum Affandi, mengatakan tanah tersebut semestinya dibayar tahun 2006. Tetapi hingga jalan tol JORR dioperasikan sejak Agustus 2007, pembayaran belum dilaksanakan.

HAMLUDDIN

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: