|
DKI Undang Perusahaan Asing Kelola Sampah Jakarta
Rabu, 02 April 2008 | 14:53 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Perusahaan asing diundang untuk berinvestasi dengan mengelola sampah Jakarta di Tempat Pengelolaan Akhir Bantar Gebang, Bekasi. "Tendernya harus secara terbuka di internasional," kata Gubernur Fauzi Bowo kepada wartawan di Balai Agung, Rabu (2/3).
Pihak asing diundang, menurut Fauzi sebagai pilihan kedua setelah pilihan pertama sampah tersebut tidak dikelola sendiri secara modern oleh DKI. Diharapkan, asing akan mengelola sampah tersebut secara modern, efektif dan efisien sesuai teknologi yang disepakati. Sementara, karena nilai investasi yang besar, para investor tersebut akan diberikan jangka waktu tertentu untuk mengelola sampah tersebut.
Teknisnya, menurut Fauzi, tender ini akan dibuka melalui internet mulai April ini. Ditargetkan, bulan Juni nanti pemenang tender sudah ditetapkan dan proyek tersebut sudah berjalan di bulan Juli. Mengingat proses dan intensifikasinya yang rumit, Fauzi sudah membentuk tim yang dipimpin oleh Kepala Badan Penanaman Modal dan Pengelolaan Keuangan dan Usaha Daerah DKI Jakarta Sukry Bey yang dianggap berpengalaman bekerjasama dengan asing.
"Konsultan berstifikat internasional juga akan dilibatkan," kata Fauzi. Fauzi menyebutkan, negara yang sudah menyatakan minatnya yaitu Belanda, Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Belgia. Sementara total nilai investasi proyek ini senilai Rp 140 miliar per seribu ton meter kubik sampah. Mustafa Silalahi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|