Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jumlah Telur Penyu Sukamade Menurun
Selasa, 08 April 2008 | 19:53 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Dari tahun ke tahun, jumlah penyu yang bertelur di pantai Sukamade-Banyuwangi menurun. Informasi yang dihimpun TEMPO di kantor Balai Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) Jember menyebutkan, setidaknya dalam lima tahun terakhir, jumlah penyu yang bertelur di pantai yang dikelola oleh TNMB itu cenderung menurun. "Karena banyak sekali perubahan besar di laut yang mempengaruhi habitat penyu," kata Kepala Seksi Wilayah II TNMB Resort Sarongan, Wiwid Widodo kepada TEMPO, Selasa (8/4.

Selama ini, pantai Sukamade di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi berada di dalam kawasan Taman Nasional Meru Betiri (TNMB). TNMB memiliki luas wilayah 37.626 hektare dalam wilayah Kabupaten Jember dan 20.374 hektare dalam wilayah Kabupaten Banyuwangi. Pantai itu memang satu-satunya pantai di Jawa Timur yang menjadi tempat bertelurnya empat dari tujuh jenis penyu yang ada di dunia.

Sepanjang tahun, empat jenis penyu mendarat dan bertelur di pantai itu adalah Penyu Hijau (Chelonia mydas), Penyu Slengkrah (Lepdochelys olivaceae), Penyu Sisik (Eretmochlys imbricata), dan Penyu Belimbing (Dermochleys coriaceae). Pantai Sukamade disukai penyu karena selain pasirnya yang lembut dan putih, di kawasan itu makanan penyu seperti ganggang laut berlimpah.

Menurut catatan petugas TNMB, setidaknya dalam tiga tahun terakhir penyu yang naik di pantai itu menurun. Penyu Hijau (Chelonia mydas), jenis penyu yang paling sering mendarat, selama tahun 2005 yang bertelur sebanyak 535 ekor. Sedangkan 659 ekor hanya 'memeti'(mendarat untuk bertelur, tapi tidak jadi mengelurkan telurnya).

Selama tahun 2006 tercatat 444 ekor penyu hijau yang bertelur dan 563 ekor yang memeti. "Tahun 2007 kemarin, yang bertelur hanya 169 ekor, tapi yang memeti 671 ekor,"kata Wiwid.

Penyu Slengkrah (Lepdochelys olivaceae) selama tahun 2005 yang datang dan bertelur hanya 3 ekor, tahun 2006 tidak muncul, dan tahun 2007 hanya 8 ekor yang bertelur dan 3 ekor yang memeti. "Kalau Penyu Belimbing dan Penyu Sisik tidak muncul sejak tahun 2002 lalu,"katanya. mahbub djunaidy


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk120782 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

JPPR: Pelanggaran Terjadi diberbagai Wilayah
Pimpinan Partai Demokrasi Pembaruan Audiensi Dengan Jaksa Agung
Dada – Ayi Membuka Kampanye Terbuka Kota Bandung
50 Persen Irigasi di Jawa Barat Rusak
MUI Sumatera Selatan Desak Revisi Perda Maksiat

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data