Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bea Cukai Akan Panggil Penerima Lukisan Kuno
Kamis, 10 April 2008 | 15:14 WIB

TEMPO Interaktif, Tangerang:
Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Kantor Bea dan Cukai Soekarno Hatta Eko Darmanto mengatakan akan segera memanggil MR, penerima 11 lukisan kuno yang dikirim dari Inggris tanpa dokumen.

"Akan segera kami panggil setelah diketahui nilai barang itu," kata Eko, hari ini. Dia melanjutkan, pemanggilan tersebut dilakukan agar pemilik lukisan menyelesaikan kepabeanan dari barang impor itu.

Hingga kini, Eko menambahkan, Bea dan Cukai masih menghitung estimasi harga lukisan sehingga besar pajak yang dibebankan dapat diketahui.

Petugas Bea dan Cukai Soekarno Hatta menggagalkan penyelundupan sebelas lukisan kuno asal London, Inggris itu, 4 April lalu. Lukisan yang dilengkapi sertifikat dari musium Wales Inggris dengan taksiran harga miliaran rupiah itu masuk melalui kargo bandara tanpa dokumen kepabeanan.

Joniansyah


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Target Penerimaan Bea dan Cukai Sulit Dicapai
Target Penerimaan Bea dan Cukai Naik Rp 1,311 Triliun
26 Peti Kemas Kayu Ebony & Rotan Disita
Pemerintah Kembalikan Alat Sadap Malaysia
Dirjen Bea dan Cukai Gagalkan Penyelundupan Textil Milyaran Rupiah
National Single Windows Akan Diterapkan di Tanjung Priok Desember 2007
Kepala Bea Cukai Batam Tolak Panggilan Dewan
Bea Cukai Tanjung Priok Kurangi 400 Pegawai
Bea Cukai Sita Perhiasan Berlian Rp 2 Milyar
Bea Cukai Sita Perhiasan Ilegal
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk120931 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data