Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Penertiban Angkutan Tak Layak Terganjal Jumlah Aparat
Jum'at, 11 April 2008 | 16:02 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan penertiban angkutan umum tidak layak jalan di Ibu Kota terganjal jumlah aparat. Padahal sekitar 20 persen angkutan tersebut tidak lulus uji kelayakan.

"Penindakan tetap dilakukan yang tidak layak langsung dikandangkan,"kata Kepala Subdinas Penertiban Lalu Lintas Angkutan Riza Hasyim di Jakarta, Jumat (11/04).

Menurut Riza, jumlah petugas Dinas Perhubungan ada sebanyak 616 orang. Mereka terbagi dalam dua shif. Shif pagi bertugas menjaga jalur bus way sedangkan shif siang sebagian lebih difokuskan untuk menindak pelanggaran parkir liar.

Pemerintah DKI, lanjut Riza, tidak segan-segan menangkap kendaraan yang tidak layak jalan. "Langsung dikandangkan ke Pulo Gadung atau Rawa Buaya,"katanya. Pelanggar diminta mengurus dan memperbaiki ijin kelayakan kendaraan. Namun Riza, tidak menyebutkan berapa banyak jumlah kendaraan yang dikandangkan dalam sehari.Rudy Prasetyo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk121058 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Gempa 5,4 Scala Richter Goyang Maluku
Kualitas Pemain Lokal Meningkat
Jakarta Berawan
Hari Ini Warga NTB Pilih Gubernur-Wakil Gubernur
Dua Pedagang ABG ke Malaysia Diciduk

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data