Bandar Heroin Nigeria Dibekuk "Sopir Taksi"

Jum'at, 18 April 2008 | 14:56 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menahan buronan bandar heroin asal Nigeria, Kingsley Onye, 25 tahun, Kamis (17/4) sore. Onye ditangkap setelah turun dari taksi yang disopiri polisi dalam penyamaran.

Polisi menangkap Onyedi daerah Kembangan, Jakarta Barat. Dia membawa 19,25 gram heroin dalam bungkus rokok, dan 2,76 gram heroin di bungkus rokok lainnya. Onye, saat ditangkap, hendak pulang ke rumah kosnya di Jalan Srengseng Raya Gang Haji Mandor Salim RT 3 RW 2, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat. "Informasi soal dia kami peroleh dari warga sekitar situ," kata Kepala Satuan Psikotropika Ajun Komisaris Besar Hendra Joni, Jumat (18/4).

Onye ditangkap setelah dijebak dengan strategi undercover buy. Polisi mendekati dia sejak Rabu lalu dengan menyamar sebagai sopir taksi yang ingin membeli barang. Onye rupanya tak langsung mau bertransaksi. Dia mengajak si polisi bertemu di suatu tempat pada Kamis siang.

Saat yang dijanjikan, taksi Onye pun dibuntuti reserse hingga ke Kembangan. Saat dia turun, polisi menyerbu. Onye sempat melarikan diri, namun menyerah setelah tembakan peringatan menyalak. Dia menyerah di depan pos 1 Perumahan Intercon, tak jauh dari rumah kosnya.Ibnu Rusydi






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: