|
Aksi Tolak Obor Olimpiade Berakhir Rusuh
Selasa, 22 April 2008 | 14:27 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Aksi menolak kedatangan obor Olimpiade di kawasan Gelora Bung Karno Selasa (22/4) berakhir rusuh. Delapan pengunjuk rasa diamankan petugas termaksud 2 warga asing yang turut serta dalam aksi.
Unjuk rasa yang diikuti 200 massa berbagai elemen ini dimulai sekitar pukul 10.00 di Gerbang Utama Glora Bungkarno jalan Jendral Sudirman Jakarta Pusat.
Awalnya, massa yang menamakan diri koalisi masyarakat sipil untuk Tibet ini berorasi dan menggelar spanduk di pintu besi Glora bungkarno."Bebaskan Tibet dari dominasi Cina, tolak obor Olimpiade masuk ke Indonesia,"demikian isi kampanye yang diserukan pengunjuk rasa.
Namun tiba-tiba pukul 10.30 beberapa petugas berpakaian safari biru gelap mencabut paksa spanduk-spanduk tersebut dengan dibantu beberapa anggota Polri.
Aksi sepihak ini memicu kemarahan pengunjuk rasa yang segera merebut kembali spanduk-spanduk tersebut.
Berdasarkan data yang diperoleh Tempo salah satu warga negara diketahui bernama Stef Boulte. Pria 24 tahun berkewarga negara Belanda itu tengah berada di Indonesia untuk keperluan study Advokasi hak asasi manusia.
Hal itu dibenarkan oleh Gatot, pengacara dari lembaga bantuan hukum Jakarta yang ikut dalam aksi ini."Dia kan akademisi dari Utrecht Belanda dan dia disini bersama Kontras,"ujarnya. Fery Firmansyah
INDEKS BERITA LAINNYA :
|