Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kesal Dipalak, Pengamen Bunuh Preman
Rabu, 23 April 2008 | 17:52 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Seorang Pengamen ditangkap Kepolisian Sektor Metropolitan Tanjung Duren, Jakarta Barat, karena membunuh preman. "Saya kesal. Dia suka marah-marah terus malakin saya dan teman-teman," kat pengamen bernama Adriansyah, di ruang tahanan Polsek, kemarin.

Menurut Adriansyah, Senin malam (21/4) dia bersama sejumlah temannya berkumpul di daerah Pesing, Cengkareng, Jakarta Barat. Saat itulah Sahat Hutabarat, yang selama ini dikenal sebagai preman, datang. "Dia mabuk. Dia minta uang, kalau nggak dikasih kami ditampolin satu-satu," kata Ardiansyah.

Kelakuan Sahat itu membuat Ardiansyah dan dua rekannya, Irfan dan Inang, kesal. Mereka membuntuti Sahat sampai jalan Daan Mogot. Di bawah Fly Over Pesing, Adriansyah dan teman-temannya lalu menghajar Barat. "Saya tebas pakai golok kena dadanya, sedangkan dua teman saya yang lain mukul dan nginjek dia," katanya.

Setelah Adriansyah dan rekannya mengeroyok Barat hingga sekarat, mereka meninggalkan Barat begitu saja. Seorang warga menemukan Barat dalam keadaan sekarat. Melihat Barat yang sekarat, warga tersebut membawanya ke Rumah Sakit Sumber Waras, namun sayang dalam perjalanan Barat meninggal dun ia.

Adriansyah ditangkap saat menemani isterinya ke bidan. Kebetulan istrinya tengah mengandung anak mereka yang kedua. Kedua teman Adriyansah saat ini masih dicari polisi. | Rika Panda

Dari Arsip Majalah TEMPO
Tak Ada Kejahatan Sempurna | 11 April 2005
Pembunuh Berseragam Polisi | 11 April 2005
Di Markas PBB Ia Bersaksi | 21 Maret 2005
Setelah Presiden Menelepon | 21 Maret 2005
Tongkat Sudah Mengarah ke Atas | 07 Maret 2005
Kalau Konspirasi, Pasti Lebih Rapi | 07 Maret 2005
Prarekonstruksi Selalu Batal | 07 Maret 2005
Tiga Surat yang Janggal | 07 Maret 2005
Siang Jahanam di Kamar Kontrakan | 07 Maret 2005
Tempo, 19 Maret 1994 | 07 Maret 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

PNS Pembunuh Atasan Divonis MA Seumur Hidup
Mayat Korban Pembunuhan Dibuang ke Kali
Mayat Penuh Luka Bacok Ditemukan
Juragan Angkot Tewas Dibunuh Keponakan
Pelajar Ditemukan Tewas di Sungai
Personel Trantib Tewas Dianiaya
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Got
Anak Dorong Ibu Ke Selokan Hingga Tewas
Pembunuh Mahasiswi UI Ditangkap
Adiguna Sutowo Bebas
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk121880 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data