Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Puluhan Pelajar Tawuran Usai UN
Kamis, 24 April 2008 | 17:14 WIB

TEMPO Interaktif, Depok:Selesai mengikuti ujian nasional, sebanyak 57 siswa dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ganesha dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Budi Utomo diringkus aparat kepolisian dari Polsek Sukmajaya Depok, Kamis (24/4) karena terlibat tawuran.


Menurut Kepala Unit (Kanit) Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Sukmajaya Inspektur Satu Mansyur, bersama merekia juga disita barang bukti berupa 3 buah gir kendaraaan bermotor, 1 buah golok dan 1 buah clurit.

"Barang bukti tersebut ditemukan di dalam mobil angkutan nomor trayek 02 dan di dalam tas sekolah yang ditinggalkan" kata Mansyur

Mansyur menambahkan, sebelum tawuran terjadi antara kedua pelajar sekolah tersebut petugas memang telah melakukan penyisiran (sweeping) di wilayah kecamatan Sukmajaya. Penyisiran tersebut dilakukan di sepanjang jalan raya pasar Agung, Jalan RRI dan Jalan Merdeka. Akhirnya pada saat siswa dari kedua sekolah tersebut terlibat kejar-kejaran di jalan, petugas akhirnya meringkus siswa yang tengah berlarian.

"Mereka sudah saling melempar ejekan satu sama lain" ujar Mansyur. Menurut Adi Prasetyo, 17 tahun,salah seorang siswa SMK Ganesha yang diringkus, mereka sebenarnya belum sampai terlibat tawuran. Menurutnya,dia bersama teman-temannya baru saja ingin meneiki angkutan umum selesai mengikuti UN.

"Tahu-tahu kami langsung ditangkap dan dipukuli" kata Adi.

Sedangkan menurut Edi Supriyanto, Kepala sekolah SMK Ganesha siswanya yanng terlibat tawuran hanya mencari sensasi saja selesai mereka meyelesaikan UN. Menurutnya,siswanya yang terlibat tawuran akan diproses secara intern.

"Orang tuanya akan kami panggil ke sekolah" kata Edi

Edi menambahkan ,saat ini dirinya bersama para guru dari SMK Ganesha sedang menunggu kepala sekolah dan jajaran guru dari pihak SMK Budi Utomo. "Sampai saat ini, mereka belum datang" ujar Edi.

Sampai berita ini ditulis,para siswa yang diringkus oleh pihak kepolisian masih mendekam di ruang tunggu Polsek Sukmajaya. Oleh pihak kepolisian,mereka disuruh membuat surat pernyataan yang berisi penyesalan karena terlibat tawuran dan perjanjian bahwa mereka tidak akan mengulangi perbuatan dan terlibat dalam perkara yang sama. Yudho Raharjo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk121954 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data