|
Seluruh Galian Pasir Liar di Tangerang Akan Ditutup
Kamis, 24 April 2008 | 20:01 WIB
TEMPO Interaktif, Tangerang:
Wakil Bupati Tangerang Rano Karno menyatakan akan menghentikan kegiatan eksplorasi pasir liar yang marak di Kabupaten Tangerang karena telah merusak lingkungan dan kerap memakan jiwa. "Harus dihentikan," katanya di Lippo Karawaci hari ini.
Pengambilan pasir secara terus-menerus dengan serampangan, kata Rano, telah merusak lingkungan Kabupaten Tangerang secara luas. Dia berjanji akan menindak tegas dan menegakkan aturan masalah penambangan pasir liar itu. "Akan saya tangani karena itu tugas saya, kami akan menyiapkan Perda (Peraturan Daerah)nya," kata Rano.
Rano mengakui jika galian pasir liar menjamur di wilayah itu. Galian pasir yang tidak berijin itu dilakukan oleh pengusaha-pengusaha nakal. "Ini sudah terjadi sangat lama," katanya. Selain akan melakukan tindakan tegas kepada para pelaku penggali pasir liar, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan mencari solusi terbaik bagi pekerja penambang pasir liar.
Rano mengaku telah memetakan lokasi-lokasi galian pasir liar itu. Galian pasir liar selama ini kerap memakan korban jiwa. Seperti yang terjadi di penggalian pasir liar, di Kampung Ciringit, Desa Cisoka,Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Rabu malam lalu.
Tiga penggali pasir Mulyadi (45), Mudari (50), dan Asmita alias Itok (45), tewas tertimbun runtuhan pasir setinggi 11 meter ketika mereka sedang menggali pasir di lokasi itu.
Joniansyah
INDEKS BERITA LAINNYA :
|