Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kapolsek Bogor Utara Tertangkap Lagi Nyabu
Minggu, 27 April 2008 | 01:45 WIB

TEMPO Interaktif, Bogor:Kepala Kepolisian Sektor Bogor Utara, Ajun Komisaris RD ditangkap, Jumat (25/4) malam saat menikmati sabu-sabu bersama dua temannya, yang identitasnya masih dirahasiakan. Saat tertangkap tim Satuan Narkotika Markas Besar Kepolisian RI, RD sedang di salah satu ruangan di markas Polsekta Bogor Utara, Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor.

Tim yang berjumlah belasan orang langsung menggerebek ketiganya. Dari ruangan itu, tim menemukan barang bukti berupa alat penghisap (bong) dan beberapa paket sabu-sabu. RD langsung dibawa ke Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta.

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal Polisi Susno Duadji mengatakan polisi masih memeriksa RD. Menurut Susno, terbukti tidaknya RD terlibat, masih menunggu hasil pemeriksaan. “Yang bersangkutan sudah saya copot dari jabatannya tadi pagi untuk memudahkan pemeriksaan,”kata Susno saat dihubungi, kemarin sore.

Susno menjelaskan, RD sudah menjadi target operasi tim dari Mabes Polri lantaran kelewat sering mengonsumsi sabu-sabu. “Dia sudah diincar sejak lama,”kata Susno. Dia bertekad akan membersihkan oknum polisi di wilayah Polda Jawa Barat yang tersangkut kasus narkoba. "Baru-baru ini kami juga menangkap dua oknum yang terlibat narkoba di Subang," ujarnya.

Penangkapan itu sempat dibantah beberapa pejabat polisi ketika dihubungi Tempo, kemarin. Kepala Satuan Narkotika Polres Bogor, Ajun Komisari Sundarti, mengatakan tidak mengetahui langsung proses penangkapan rekan seprofesinya. "Saya masih di rumah, silahkan konfirmasi ke Kapolresta Bogor," ujar dia melalui telepon. Namun hingga semalam, Kapolresta Bogor Ajun Komisaris Besar Yazid Fanani masih belum bisa dihubungi.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, Inspektur Jenderal Abu Bakar Nata Prawira, mengaku tidak tahu perihal penangkapan Kepala Kepolisian Sektor Bogor Utara. "Belum dapat laporannya," ujar dia.

Malah, dia menyarankan agar kabar penangkapan itu dikonfirmasi melalui bawahannya, Kepala Bidan Penerangan Umum, Komisaris Besar Bambang Kuncoko. Namun, setali tiga uang dengan sang atasan, Bambang tidak tahu menahu. "Belum ada info ke humas tentang kejadian itu," kata dia.

Menurut Bambang, sesuai dengan Kitab Hukum Pidana, polisi selaku penyidik berhak tidak membeberkan suatu kasus. "Tidak serta merta dapat diekspos, untuk mengutamakan proses penyidikan," ujar dia.

Bantahan serupa juga dinyatakan Kepala Unit 2 Narkoba Badan Reserse Kriminal Komisaris Besar Siswandi. "Tahu dari mana?" ujar Kepala Unit 2 Narkoba Badan Reserse Kriminal Komisaris Besar Siswandi. Dia malah balik bertanya tentang tempat dan waktu penangkapan. Dengan tertawa, ia menyangkal penangkapan itu, sebelum menutup telepon.

Direktur IV Narkotika dan Kejahatan Terorganisir Lainnya Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Brigadir Jenderal Indradi Thanos juga menyangkal kabar penangkapan itu. Menurut dia, timnya tidak merazia di wilayah Bogor Utara.Deffan Purnama/Erick Priberkah Hadi/Reza Maulana/Ismi Wahid


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk122052 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data