|
Sepuluh Persen Pekerja Seks Di Jakarta Barat Menyandang HIV
Senin, 28 April 2008 | 14:41 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Komisi Pemantau AIDS (KPA) Jakarta Barat menyebutkan sejumlah sepuluh persen dari 6.500 Pekerja Seks Komersial di Jakarta Barat mengidap Human Immuno-deficiency Virus.
Data itu diambil dari tes darah para pekerja seks yang dilakukan setiap akhir tahun. Sampel wanita pekerja seks diambil dari mereka yang terkena razia di Panti Sosial Kedoya, Jakarta Barat. "Trend-nya meningkat terus," kata pengurus KPA Jakarta Barat, Muhammad Asyikin, Senin (28/4).
"Penyebabnya masih rendahnya penggunaan kondom," ujar Asyikin. Menurut dia, kemampuan pekerja seks untuk membujuk pelanggannya menggunakan kondom masih rendah.
Jumlah itu, menurut Asyikin, tidak termasuk wanita pekerja seks tidak langsung, seperti sebanyak 3,7 persen, pria pekerja seks 1,63 persen, dan waria 13,96 persen.
Asyikin mengatakan prevalensi tertinggi pengidap HIV di Jakarta Barat adalah pengguna jarum suntik yaitu 49,97 persen dari 5.630 pengguna. Hingga saat ini terdapat sekurangnya 10.981 penderita HIV/AIDS di wilayah itu.
Reza Maulana
INDEKS BERITA LAINNYA :
|