Angkutan Kota di Daan Mogot Mogok Massal
Senin, 28 April 2008 | 15:34 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Sekitar 1.200 angkutan kota (angkot) mogok massal, Senin (28/4). Akibatnya, ribuan calon penumpang termasuk anak sekolah pengguna jasa kendaraan umum di sepanjang Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, terlantar.
Aksi dimulai sekitar pukul 07.00 WIB. Deretan angkutan berplat nomor kuning berbaris di dekat Daan Mogot Mal. Diantaranya terlihat Mikrolet M 13 Kalideres-Kota, B 01 Rawabuaya-Cikokol, Metromini 84 Kalideres-Pluit dan Kopaja 95 Rawabuaya-Tanah Abang. Mereka kemudian berangkat dalam kelompok-kelompok kecil menuju Istana Negara dan Markas Besar Kepolisian Indonesia.
Unjuk rasa ini melanjutkan aksi sebelumnya, Oktober tahun lalu. Saat itu para sopir angkutan memarkir kendaraannya di Perempatan Cengkareng sehingga melumpuhkan Jalan Daan Mogot. Tujuannya sama. "Kami minta pemerintah menghapus omprengan yang semakin hari jumlahnya terus bertambah," kata Ketua Serikat Pekerja Angkutan Umum, Syaiful Milah.
Tuntutan lain adalah meminta pemerintah memberantas pungutan liar di jalanan. "Satu rit saja ada dua sampai tiga lokasi pungli," ujar Panjul, 30 tahun, awak Mikrolet B 01. Setidaknya awak angkutan harus mengeluarkan Rp 1000 untuk sekali pungutan.
Reza Maulana





