Ratusan Guru Sukarelawan di Bekasi Tuntut Kenaikan Status

Jum'at, 02 Mei 2008 | 14:43 WIB

TEMPO Interaktif, Bekasi:
Sekitar 500 orang guru sukarelawan menggelar unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Bekasi, di Jalan Achmad Yani, Bekasi. Mereka menuntut peningkatan statusnya menjadi calon pegawai negeri sipil dan tenaga kerja kontrak.

Demontrasi dalam rangka hari pendidikan nasional itu diwarnai dengan mengibarkan bendera merah putih, dan diikuti menyanyikan lagu himne guru.

Suryani, seorang guru sukarelawan yang mengabdi sejak 2002 lalu, tampak meneteskan air mata. "Saya terharu, hari ini kemerdekaan para guru tetapi nasib kami tak juga membaik," katanya yang hanya mendapat upah Rp 185 ribu per bulan itu.

Koodinator guru sukarelawan Triyanto, mendesak Wali Kota Mochtar Mohamad, segera merealisasikan pengangkatan guru sukarelawan menjadi tenaga kerja kontrak.
Jika nasib guru sukarelawan tak kunjung membaik, Triyanto yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Forum Solidaritas Guru Sukarelawan (FSGS) Kota Bekasi, berjanji akan menduduki kantor wali kota Bekasi.

Wakil Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi yang menerima perwakilan guru sukarelawan tidak bisa memastikan akan merealisasikan pengangkatan guru sukarelawan menjadi tenaga kerja kontrak. "Rahmat hanya menjanjikan akan memberi tunjangan Rp 200 ribu per bulan, itu pun waktunya belum pasti," kata Triyono, mengulang ucapan Rahmat dari hasil pertemuan dengan perwakilan guru sukarelawan secara tertutup.

HAMLUDDIN

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: